Senin, 30 September 2013

Essai

Berikut akan saya jelaskan sedikit banyak mengenai apa itu essay? Setelah mencari dari beberapa sumber, yang paling banyak ditemui adalah definisi essay menurut HB JASSIN.

Apa sih essay? Bukankah essay itu salah satu bentuk soal dalam ujian yang kita temui? Nah, mungkin bagi beberapa yang tidak tau, memang akan berpikiran seperti itu. Oke, akan saya beri penjelasan berdasarkan sumber yang saya dapatkan..

Di Indonesia, bentuk esai dipopulerkan oleh HB JASSIN melalui tinjauan-tinjauannya mengenai karya-karya sastra indonesia yang kemudian dibukukan dengan judul Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esai ( 1958 ).

Definisi essay sendiri adalah, deskripsi, opini dan penilaian seseorang terhadap suatu objek baik itu makhluk hidup, suatu lembaga, tempat/daerah, dan lain sebagainya..
  • Sedangkan menurut Menurut H.B Jassin Esai adalah uraian yang membicarakan bermacam ragam,tidak tersusun secara teratur tetapi seperti dipetik dari bermacam jalan pikiran.Dalam esai terlihat keinginan, sikap terhadap soal yang dibicarakan,kadang-kadang terhadap soal yang dibicarakan. Pengeretian esai sebagai karangan yang sedang panjangnya,yang membahas persoalan secara mudah dan sepintas lalu dalam bentuk prosa.
  • Menurut Soetomo Esai adalah sebagai karangan pendek mengenai suatu masalah yang kebetulan menarik perhatian untuk diselidiki dan dibahas. Pengarang mengemukakan pendiriannya, pikirannya, cita-citanya dan sikapnya terhadap suatu persoalan yang disajikan.
  • Menurut F.X Surana,Esai adalah sebagai kupasan suatu ciptaan,tentang suatu soal,masalah pendapat,ideology,dengan panjang lebar. Kupasan ini berdasarkan pandangan penulisnya dan diutarakan secara tidak teratur.
  • Menurut Aan Sugianto Mas dalam modul idikan untuk materi perkuliahan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan 1998 bahwa Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dengan pendirian, pikiran, cita-cita, sikap penulisnya yang di utarakan secara tidak teratur.
  • Menurut KBBI Esai adalah karya tulis atau karangan dalam bentuk prosa yang memaparkan tentang sesuatu masalah dari sudut pandang pribadipenulis secara lugas dan sepintas. 
  • Menurut Ensiklopedi Indonesia, Esai adalah jenis tulisan prosa yang menguraikan masalah dalam bidang kesusastraan, kesenian kebudayaan,ilmu pengetahuan dan filsafat. Berdasarkan pengamatan, pengupasan, penafsiran fakta yang nyata atau tanggapan yang berlaku dengan mengemukakan gagasan dan wawasan pengarangnya sendiri.
Jenis - jenis Essay
  •  Esai Deskriptif
Menggambarkan orang,tempat atau sesuatu sejelas dan sedetil mungkins sehingga pembaca dengan mudah membentuk gambar mental tentang apa yang ditulis.Esai ini bertujuan menciptakan kesan tentang seseorang.bentuk esai ini mencakup rincian nyata untuk membawa pembaca pada visualisasi dari sebuah subyek.
  • Esai ekspositori
Esai ini menjelaskan subyek ke pembaca.biasanya dilengkapi dengan penjelasan tentang proses,membandingkan dua hal,identifikasi hubungan sebab-akibat,menjelaskan dengan contoh membagi dan mengklisifikasikan atau mendefinisikan.
  • Esai naratif
Menggambarkan suatu ide dengan cara bertutur.Esai ini dapat menyatakan suatu emosi atau tampak emosional.rincian pendukung biasanya disajikan berdasarkan urutan kepentingannya.
  • Esai Domentatif
Memberikan informasi berdasarkan suatu penelitian di bawah suatu institusi atau otoritas tertentu.
  
Ciri - Ciri Essay

  1. Singkat,maksudnya dapat dibaca dengan santai dalam waktu dua jam.
  2. Berbentuk prosa,artinya dalam bentuk komunikasi biasa menghindarkan penggunaan bahasa dan ungakapan figuratif.
  3. Memiliki gaya pembeda,seorang penulis esai yang baik akan membawa ciri dan gaya yang khas,yang membedaka tulisannya dengan gaya penulis lain.
  4. Selalu tidak utuh,artinya penulis memeilih segi-segi yang penting dan menarik dari objek dan subjek yang hendak ditulis.
  5. Memenuhi keutuhan,walaupun esai adalah tulisan yang tidak utuh,namun harus memeilik kesatuan dan memenuhi syrat-syarat penulisan,mulai dari pendahuluan,pengembangan dan penulisan sampai kepengakhiran.
  6. Mempunyai nada pribadi atau bersifat personal,yang membedakan esai dengan karya s sastra yang lain adalah ciri personal.Cir personal dalam penulisan esai adalah pengungkapan penulis sendiri tentang kediriannya pandangannya,sikapnya,pikirannya dan dugaannya kepada pembaca. 
selengkapnya tentang essay klik disini  

CONTOH ESSSAY

Sebenarnya, saya mau menulis sebuah essay, tapi berhubung dalam pengerjaan tulisan ini, waktu tidak memungkinkan untuk membuat essay, maka saya akan mengambil sebuah contoh essay dari sebuah sumber yang cukup bagus menurut saya. berikut contohnya.

Narkoba dan Generasi Muda
Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat/Bahan berbahaya yang telah beredar dimasyarakat perkotaan maupun di pedesaan, termasuk bagi aparat hukum. Selain Narkoba, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan RI adalah NAPZA yaitu singkatan dari Narkotika, Pasikotropika dan Zat adiktif lainnya. Semua istilah ini sebenarnya mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko yang oleh masyarakat disebut berbahaya yaitu adiksi atau kecanduan.
Narkoba atau NAPZA merupakan zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh, terutama susunan syaraf pusat sehingga apabila disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, jiwa dan kehidupan bersosial. Karena itulah Pemerintah melarang keras beredarnya Narkoba ini.
Mengapa NAPZA dikategorikan berbahaya?
Pertama Narkotika, Narkotika adalah zat yang berasal dari tanaman atau buatan yang apabila dikonsumsi tidak sesuai prosedur akan menyebabkan perubahan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan rasa sakit dan dapat menimbulkan ketergantungan pada penggunanya. Jenis Narkotika yang sering disalahgunakan adalah morfin, heroin, petidin, termasuk ganja, mariyuana, hashis dan kokain.
Lalu Psikotropika, Psikotropika adalah zat alami maupun sintetis yang berdampak aktif terhadap kejiwaan karena pengaruhnya di susunan syaraf pusat, sehingga dapat menimbulkan perubahaan tertentu pada aktivitas mental dan perilaku pengguna. Psikotropika yang sering disalahgunakan adalah amfetamin, ekstasi, shabu, obat penenang seperti mogadon, rohypnol, dumolid, lexotan, pil koplo, BK, termasuk LSD dan Mushroom.
Sedangkan Zat adiktif lainnya disini adalah zat yang bukan Narkotika & Psikotropika seperti alkohol atau metanol, tembakau, gas yang dihirup maupun zat pelarut.
Begitu banyak zat-zat berbahaya seperti dia atas yang beredar saat ini, entah sampai kapan trend menggunakan zat terlarang ini berlanjut. Padahal bergitu banyak dampak negatif yang ditimbulkannya, contoh kecilnya saja seorang siswa yang diberikan uang oleh orang tuanya untuk membayar SPP karena telah ketergantungan dengan Narkoba akan mempergunakan uang itu untuk membeli zat terlarang tersebut, ini jelas-jelas salah, uang yang seharusnya digunakan untuk ibadah dalam menuntut ilmu telah berpindah ke tangan yang salah.
Ada banyak faktor yang melatarbelakangi pemakaian narkoba di kalangan remaja ini. Pertama, hilangnya makna hidup. Mereka ingin selalu dianggap eksis di tengah pergaulan, sehingga seringkali mengikuti trend serta gaya hidup lingkungan tempat mereka bergaul, yang belum tentu berpijak pada prinsip yang baik. Mereka khawatir terisolasi dari dunia pergaulan, ketika tetap berpegang teguh pada aturan-aturan normatif, serta memeluk erat nilai-nilai tradisional.
Kedua, minimnya komunikasi dalam keluarga maupun di tengah masyarakat sekitar. Hal negatif dari hubungan antarmanusia yang tidak harmonis akan melahirkan rasa sepi, sendiri, meski mereka berada di tengah keramaian. Apabila hal ini dibiarkan berlarut-larut akan berdampak buruk bagi perkembangan mental dan jiwa mereka. Dalam kondisi demikian, siapapun akan rentan untuk terjerumus ke dalam perilaku negatif.
Ketiga, munculnya rasa bosan menjalani hidup. Gabungan dari hilangya makna hidup serta hubungan interpersonal yang tidak lagi hamonis mengakibatkan para pelajar yang masih usia remaja mengalami tekanan batin berupa rasa bosan. Pada akhirnya, rasa bosan ini membawa mereka untuk lari dari kenyataan hidup yang dihadapinya.
Nah setelah mengetahui faktor yang melatarbelakangi pemakaian Narkoba, diharapkan kita tidak larut dalam trend pergaulan yang menyesatkan itu. Dan bagi mereka yang sudah tercebur ke dalam dunia narkoba, diharapkan dapat kembali sadar akan arti penting kehidupan ini, yang amat sayang jika digadaikan dengan kesenangan yang sesaat.
Maka dari itu, janganlah kita mendekati narkoba di saat keadaan yang mepet sekalipun. Marilah kita rangkul teman-teman kita yang sudah terlanjur masuk dalam lingkaran narkoba untuk bangkit keluar dari jerat narkoba.
 


contoh essay diambil dari sini

Jumat, 02 Agustus 2013

Selesaikan masa lalu mu untuk masa depanmu..






Judul Novel : U-TURN
Author : Nadya Prayudhi (@nadinsky)
Publisher : Plot Point Kreatif (@_PlotPoint)
Tebal : 233 Halaman
Harga : Rp 39000




Karin selalu takut mencintai dirinya. Hampir separuh hidupnya ia mencari cinta dari orang lain. Baginya, itu jauh lebih mudah. Namun, kini orang yang dia pikir akan jadi conya terakhirnya memutuskan untuk pergi.
Kehilangan Bre memaksa Karin kembali beradu dengan luka-luka hidupnya yang masih menganga. Dunianya kini jadi jungkir balik. Kini Karin terpaksa melihat kembali ke titik-titik penting perjalanan hidupnya.
Kini hidupnya terhenti. Karin tahu dia tidak bisa lagi terus berjalan. Dia harus berbalik.
--
“Hanya dengan melanjutkan hidup kamu bisa menebus kesalahan masa lalu”

Bertahun-tahun Karin berusaha lari dari kenyataan masa lalunya. Lari dari rasa bersalahnya. Karin hidup dalam depresi yang mengganggu hidupnya. Mencoba untuk mencari kehidupan bahagia yang diidamkannya. Namun sayang, harapan-harapan yang dibawanya hancur membuatnya kembali ke masa lalu yang ingin dilupakannya.
Novel pertama karya Nadya Prayudhi ini menceritakan mengenai hidup seorang perempuan yang ketergantungan pada obat-obatan untuk membuatnya tenang. Berlatar tempat di Indonesia (Jakarta, Bogor dan Bali) dan Kuala Lumpur (Malaysia) Karin mencoba menata masa depannya yang masih dihantui bayang masa lalu. Karin menaruh harap besar pada Bre untuk membantunya keluar dari lubang hitam yang mengurungnya. Namun seketika harapan itu hancur ketika Bre memutuskan pergi dari Karin.
Mengambil sudut pandang orang ketiga diluar cerita, membuat kita seperti melihat adegan demi adegan cerita tergambar nyata dihadapan pembacanya. Awalnya saya kira novel ini sangat membosankan karena alur cerita yang dibuat campuran dan agak lama menuju bagian konfliknya. Namun pada akhirnya novel ini seperti memberikan pencerahan dan bisa memainkan emosi pembacanya saat cerita demi cerita menyambung pada bagian masa lalu Karin. Bahasa yang digunakan ringan dan mudah di mengerti, jadi takkan sulit untuk orang awam memahami jalan ceritanya. Hanya saja, kurang jeda saat menceritakan kejadian masa lalu, sehingga jika tidak benar-benar memahami akan agak kesulitan membaca setiap penggalan ceritanya. Seperti tokoh Abi yang melulu disebutkan ditengah-tengah cerita namun tak disebutkan dibagian introducenya.
Klimaks ceritanya cukup rumit dan membuat penasaran. Perasaan saya cukup terbawa saat membacanya seperti Karin yang terombang-ambing hati dan harapannya.

Jika cinta membuatmu gila. Itu bukan cinta namanya. Pulanglah dan tunggu dia kembali padamu. Namun jika dia tidak kembali, itu berarti ada orang lain diluar sana yang lebih baik bagimu.
Saat ini ia sedang mencarimu, agar ia bisa mencintaimu sesuai takdirnya. Berikanlah cintamu padanya.

U-Turn tidak menceritakan bagaimana kita memulai sesuatu yang baru dengan orang baru. Lebih banyak mengajarkan untuk menerima dan menyelesaikan masa lalu untuk memulai masa depan. Memaafkan dan tidak lari dari masalah adalah hal terbaik dalam hidup. Karena sepahit apapun masa lalu itu, akan tetap ada meski kita pergi sejauh apapun. Cerita yang sungguh menarik dan mengesankan, karena tidak seperti novel kebanyakan yang menemukan kebahagiaan baru dengan segala yang baru.

Mestinya kutahu bahwa masa lalu yang kelam hanya bisa terang kembali jika kita membuatnya terang. Dengan berani menghadapi segala yang menghalang di depan mata. Dengan berusaha memperbaiki segala yang salah sebisa kita.

- U Turn -

Selasa, 18 Juni 2013

Analisa Mengenai Perilaku Konsumen pada setiap Produk

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi wabarakatuh..

Sebelumnya, akan kita bahas sedikit mengenai Perilaku Konsumen.
Perilaku Konsumen merupakan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu,kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang-barang aatau jasa ekonomis yang dapat pula dipengaruhi oleh lingkungan.
Pada artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai perilaku konsumen (dapat dibaca di : http://winikhtiani.blogspot.com/2013/04/perilaku-konsumen.html ).

Setiap konsumen yang membeli atau menggunakan produk tertentu pasti memliki pertimbangan akan kebutuhannya. Berikut adalah beberapa kebutuhan konsumen, diantaranya :
1. Kebutuhan fisiologis
2. Kebutuhan rasa aman
3. Kebutuhan untuk merasa memiliki
4. Kebutuhan untuk harga diri
5. Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri.

Adapun Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen, adalah :
a. Faktor Eksternal
  1. Faktor Sosial (grup, family influence,Roles and status)
  2. Faktor Cultural (subculture and social class)
b. Faktor Internal
c. Faktor Psikologi.
Untuk selengkapnya dapat dibaca di : http://www.slideshare.net/ChristineYezzie/perilaku-konsumen-terhadap-produk-consumer-behaviour-towards-products

Nah, berikutnya kita akan membahas perbandingan 2 brand dengan jenis produk yang sama. Misal kita ambil 2 restaurant fast food ternama bukan hanya di Indonesia, tapi juga diseluruh dunia.



VS


Ya. Dua brand tersebut memang sangat terkenal dan cabangnya tersebar bahkan ke seluruh Indonesia. Orang Indonesia termasuk yang menggemari makanan fast food. Dan biasanya dua brand ini selalu ramai dipenuhi pengunjung. Lalu apa sih kira-kira perbedaan dan persamaan dari KFC dan McD ? Simak sedikit pembahasannya :)

SEJARAH

KFC :

Kentucky Fried Chicken  ini didirikan oleh Colonel Harland Sanders (lahir pada 9 September 1890) pada usia enam puluh lima. KFC ® merupakan salah satu bisnis terbesar global industri pelayanan makanan dan secara luas dikenal di seluruh dunia sebagai wajah Colonel Sanders.
Setiap tahun, lebih dari satu miliar chicken dinner KFC ® dilayani menampilkan Colonel’s “finger lickin’ good” special recipe. Saat ini Kolonel telah menyebarkan industrinya untuk lebih dari delapan puluh negara dan teritori di seluruh dunia.

(baca selengkapnya : http://terselubung.blogspot.com/2012/01/sejarah-kfc.html )

McDonald's :

Syarikat ini dimulakan pada tahun 1940 dengan sebuah restoran yang dibuka oleh adik-beradik Dick dan Mac McDonald, tetapi adalah pengenalan "Sistem Perkhidmatan Speedee" mereka pada tahun 1948 yang mengasaskan prinsip-prinsip restoran makanan segera ini. Bagaimanapun, McDonald's pada masa ini mengisytiharkan tarikh "penubuhannya" sebagai tarikh pembukaan restoran francais pertama oleh Ketua Pegawai Eksekutif Ray Kroc pada tahun 1955. Sebenarnya, restoran Ray Kroc ini merupakan restoran yang kesembilan bagi McDonald's.
(baca selengkapnya di : http://ms.wikipedia.org/wiki/Sejarah_McDonald ).

Menurut saya pribadi, kedua brand ini memiliki produk dengan keunggulannya masing-masing.
Persamaan diantara dua brand ini diantaranya :
1. Memiliki produk utama yang sama, yakni fried chicken atau ayam goreng yang diberi tepung bumbu khusus ala racikan para penciptanya.
2. Memiliki fasilitas yang hampir sama, seperti tempat untuk makan, Wi-fi, bahkan beberapa PC yang disediakan untuk para pelanggannya.
3. Memilik varian menu yang beragam, sehingga pengunjung tidak hanya disuguhkan menu ayam goreng saja.
4. Selalu ada penambahan menu dan berbagai produk baru.
5. Tersebar luas dimana-mana.

Sedangakan beberapa perbedaannya adalah :
1. Untuk sajian makanannya, KFC menggunakan piring, sedangkan McD tidak.
2. Biasanya para pelanggan KFC lebih puas untuk mengambil saus, sedangkan di McD disediakan tempat kecil untuk sausnya.
3. Harga sebagian besar produk di McD lebih mahal dibanding KFC.
4. Namun, biasanya konsumen memilih McD, karena McD lebih nyaman untuk dijadikan tempat hang-out atau ngobrol berlama-lama.
5.Untuk saat ini, ragam minuman lebih banyak di KFC, apalagi dengan harganya yang terjangkau, sangat menarik konsumen untuk mencicipinya.
6. KFC selalu bekerja sama dengan beberapa artis dengan cara membeli sebuah paket makanan dan mendapatkan CD album dari artis tertentu. Hal ini sebenarnya dilakukan untuk mengurangi pembajakan dan lebih menghargai karya para artis dan musisi Indonesia agar tak kalah saing dengan penjualan CD artis luar negeri.
7. Untuk rasa, keduanya memiliki cita rasa yang berbeda namun tetap nikmat dan dapat menarik pelanggannya.

Mungkin itulah sedikit ulasan mengenai perbandingan 2 brand dari jenis produk yang sama. Kebutuhan setiap individu berbeda, sehingga tak ada alasan untuk saya menentukan mana yang lebih baik.
Karena memang setiap produk yang dibuat oleh produsen adalah berdasarkan permintaan dan minat pasar. Jadi, pintar-pintarlah mengatur strategi dalam berbisnis.

Terima kasih, semoga bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh..

Jumat, 14 Juni 2013

Peran Komunikasi di dalam Organisasi

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh ☺

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai pentingnya peran komunikasi dalam organisasi. Jika pada postingan sebelumnya ( dapat dilihat di: http://winikhtiani.blogspot.com/2012/12/komunikasi-dan-organisasi.html) , dibahas mengenai apa itu Komunikasi dan Organisasi, maka jelaslah untuk pembahasan kali ini bahwa disetiap ruang lingkup dalam hidup (tidak hanya pada organisasi saja) komunikasi berperan penting. Mengapa begitu? Simak sedikit penjelasannya dibawah ini yaa ☺

  • Pengertian Komunikasi  : 
Secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna. Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia.

dan,
  • Pengertian Organisasi :
Organisasi adalah sebuah perkumpulan atau wadah bagi sekelompok orang untuk bekerjasama, terkendali dan terpimpin untuk tujuan tertentu. Organisasi biasanya memanfaatkan suatu sumber daya tertentu misalnya lingkungan, cara atau metode, material, mesin, uang dan beberapa sumberdaya lain dalam rangka mencapai tujuan oraganisasi tersebut. Orang-orang yang terkumpul dalam sebuah organisasi sepakat untuk mencapai tujuan tertentu melalui suatu sumber daya secara sistematis dan rasional yang terkendali dan adanya pemimpin organisasi yang akan memimpin operasional organisasi dengan terencana. 
Didalam sebuah Organisasi, komunikasi sangatlah penting. karena komunikasi merupakan penyampaian dari suatu sumber untuk memberikan informasi pada anggota organisasi. Jika terjadi sebuah kesalahan dari penyampaian informasi dalam proses komunikasi, maka akibatnya informasi yang diterima tidak akan sesuai dengan informasi awal yang dikirimkan. Maka, dalam komunikasi juga ada beberapa komponen penting yang mendukung berjalannya proses komunikasi dengan lancar. Komponen-komponen tersebut diantaranya adalah :
  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  3. Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  4. Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  6. Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol").
Semua komponen tersebut harus ada dalam proses komunikasi. Karena akan berakibat fatal jika informasi yang diterima itu salah. Contohnya:
Dalam sebuah organisasi, pastilah terdapat struktur jabatan yang mengatur jalannya organisasi tersebut. Misal sang ketua Organisasi memberikan perintah pada bagian JarKom (Jaringan Komunikasi) untuk menyebarkan informasi pada seluruh anggota untuk menghadiri rapat organisasi pada tanggal 9, namun si pembawa pesan atau informasi salah mendengar dan malah menyampaikan bahwa rapat diadakan tanggal 9. Jika para penerima pesan tidak ada respon untuk memastikan informasi tersebut, maka yang akan terjadi adalah para anggota salah tanggal untuk menghadiri rapat.

Didalam Organisasi, komunikasi juga mempunyai fungsi, diantaranya :

1. Fungsi Informatif 
Organisasi dipandan sebagai suatu sistem pemrosesan informasi. Dimana seluruh anggota organisasi dapat memperoleh informasi yang baik, benar, lebih baik dan tepat waktu. Informasi yang didapat memungkinkan setiap anggota organisasi melaksanakan pekerjaan secara lebih pasti.

2. Fungsi Regulatif


Fungsi ini berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.


3. Fungsi Persuasif
Dalam mengatur Organisasi, kekuasaan dan kewenangan tidak akan selalu membawa hasil seusai dengan yang diharapkan. Adanya kenyataan ini, maka banyak pimpinan yang lebih suka untuk mempersuasi bawahannya daripada memberi perintah. Karena pekerjaan yang dilakukan secara sukarela akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar dibandingkan kalau pimpinan sering memperlihatkan kekuasaan.


4. Fungsi Integratif
Setiap organisasi berusaha menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Ada dua komunikasi formal seperti penerbitan khusus dalam organisasi dan laporan kemajuan organisasi, juga saluran komunikasi informal. Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi yang lebih besar dalam diri karyawan terhadap organisasi.

Tanpa komunikasi, organisasi tidak akan berjalan sesuai tujuan. Tanpa komunikasi, manusia akan kesulitan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Maka, komunikasi yang baik adalah salah satu point penting dalam hidup agar semuanya dapat berjalan dengan seimbang. Didalam al-Qur'an terdapat ayat yang menyebutkan tentang etika berkomunikasi. Yang artinya :



“Dan Tuhanmu Telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”. (QS. Al-Isra: 23)

Daru ayat tersebut, jelas bahwa Islam pun mengatur tata cara berkomunikasi terutama terhadap seseorang yang lebih tua. 
Dalam komunikasi, kita juga wajib menghargai setiap perbedaan pendapat yang ada.

Sekian sedikit pembahasan mengenai peran Komunikasi dalam organisasi. Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

sumber:
http://yuniartiutaminingrum.blogspot.com/2013/03/peran-komunikasi-dalam-organisasi.html
http://naifu.wordpress.com/2010/08/12/profesionalisme-dalam-perspektif-al-qur%E2%80%99an/
http://dobloger.blogspot.com/2012/04/pengertian-organisasi-secara-umum-dan.html

Jumat, 19 April 2013

Pasar Persaingan Sempurna



1.      Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau industri dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar.

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna :

1. Perusahaan adalah price taker, Price taker atau Pengambil harga artinya suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar.

2. Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk Sekiranya perusahaan mengalami kerugian, dan ingin meninggalkan industri tersebut, langkah ini dapat dengan mudah dilakukan.

3. Menghasilkan barang serupa Barang yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibeda-bedakan. Barang yang dihasilkan sangat sama atau serupa.

4. Terdapat banyak perusahaan di pasar Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah harga. Sifat ini meliputi dua aspek, yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relative kecil kalau dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan di dalam pasar.

5. Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar Dalam pasar persaingan sempurna juga dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat banyak.


2. Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".

Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market).

ciri-ciri :

1. hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran
2. tidak ada barang subtitusi/pengganti yang mirip (close substitute)
3. produsen memiliki kekuatan menetukan harga
4. tidak ada pengusaha lain yang memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berapa keunggulan perusahaan.

Monopoli yang Tidak Dilarang :

Monopoli by Law
Monopoli oleh negara untuk cabang-cabang produksi penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.

Monopoli by Nature
Monopoli yang lahir dan tumbuh secara alamiah karena didukung iklim dan lingkungan tertentu.

Monopoli by Lisence
Izin penggunaan hak atas kekayaan intelektual.


3. Pasar Monopolistis

Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.


Ciri-ciri Pasar persaingan monopolistik:

1. banyak pembeli dan banyak penjual
2. produk yang terdiferensiasi
3. informasi produk cukup
4. free entry
5. mirip dengan pasar persaingan sempurna.
6. produsen/penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga.
7. relatif murah keluar masuk pasar.

contohnya:snack,nasi goreng,pulpen,buku,pensil,dll.


4. Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.

Ciri-ciri pasar oligopoli adalah sebagai berikut :

a. Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.

b. Barang yang diperjualbelikan dapat homogen dapat pula berbeda corak (differentiated product).

c. Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.

d. Satu di antara oligopoli merupakan market leader, yaitu penjual yang memiliki pangsa pasar yang terbesar.

Oligopoli terdiri dari dua macam, yaitu sebagai berikut :

1. Oligopoli murni (pure oligopol ) yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk homogen.

2. Oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopol ) yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk yang dapat dibedakan.

Dampak negatif oligopoli terhadap perekonomian adalah sebagai berikut :

a. Keuntungan yang terlalu besar bagi produsen dalam jangka panjang.

b. Timbul inefisiensi produksi.

c. Eksploitasi terhadap konsumen dan karyawan perusahaan.

d. Harga tinggi yang relatif stabil (sulit turun) menunjang munculnya inflasi yang kronis.

Pasar persaingan sempurna (perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.
Dalam pasar persaingan sempurna jumlah perusahaan sangat banyak dan kemampuan setiap perusahaan dianggap sedemikian kecilnya, sehinga tidak mampu mempengaruhi pasar. Beberapa karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakan pasar persaingan sempurna yaitu :
  1. Semua perusahaan memproduksi barang/produk yang homogenitas. Produk yang homogen adalah produk yang mampu memberikan kepuasan (utilitas) kepada konsumen tanpa perlu mengetahui siapa produsennya.
  2. Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan atau informasi yang sempurna. Para pelaku ekonomi (konsumen dan produsen) memiliki pengetahuan sempurna tentang harga produk dan input yang dijual sehingga konsumen tidak akan mengelami perlakuan harga jual yang berbeda dari suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.
  3. Output sebuah perusahaan relative kecil dibandingkan dengan output pasar. Jumlah output setiap perusahaan secara inividu dianggap relative kecil dibandingkan dengan jumlah output seluruh perusahaan dalam industri.
  4. Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar dengan menjual produknya dengan berpatokan pada harga yang ditetapkan pasar karena perusahaan tidak mampu mempengaruhi harga pasar.
  5. Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar, hal ini disebabkan oleh adanya faktor mobilitasnya tidak terbatas dan tak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk memindahkan faktor produksi.
sumber : makalah pasar persaingan sempurna

Biaya Produksi

  • Pengertian Biaya Produksi
Biaya produksi adalah sejumlah pengorbanan ekonomis yang harus dikorbankan untuk memproduksi suatu barang. Menetapkan biaya produksi berdasarkan pengertian tersebut memerlukan kecermatan karena ada yang mudah diidentifikasikan, tetapi ada juga yang sulit diidentifikasikan dan hitungannya.

Biaya produksi adalah semua pengeluaran perusahaan untuk memperoleh factor-faktor produksi yang akan digunakan untuk menghasilkan barang-barang produksi oleh perusahaan tersebut.


Produksi berlangsung dengan jalan mengolah masukan (input) menjadi keluaran (output). Masukan merupakan pengorbanan biaya yang tidak dapat dihindarkan untuk melakukan kegiatan produksi.
Setiap pengusaha harus dapat menghitung biaya produksi agar dapat menetapkan harga pokok barang yang dihasilkan. Untuk menghitung biaya produksi terlebih dahulu harus dipahami pengertiannya.


  • Biaya produksi dapat meliputi unsur-unsur sebagai berikut:
a.
Bahan baku atau bahan dasar termasuk bahan setengah jadi
b
Bahan-bahan pembantu atau penolong
c
Upah tenaga kerja dari tenaga kerja kuli hingga direktur.
d
Penyusutan peralatan produksi
e
Uang modal, sewa
f
Biaya penunjang seperti biaya angkut, biaya administrasi, pemeliharaan, biaya listrik, biaya keamanan dan asuransi
g.
Biaya pemasaran seperti biaya iklan
h.
Pajak

Secara umum unsur biaya tersebut dapat dibagi atas tiga komponen biaya, berikut :
1.
Komponen biaya bahan, meliputi semua bahan yang berkaitan langsung dengan produksi.
2.
Komponen biaya gaji/upah tenaga kerja
3.
Komponen biaya umum (biaya over head pabrik) meliputi semua pengorbanan yang menunjang terselenggaranya proses produksi.
 
  • . Untuk analisis biaya produksi perlu diperhatikan dua jangka waktu, yaitu:
  1. jangka panjang, yaitu jangka waktu di mana semua faktor produksi dapat mengalami perubahan dan.
  2. jangka pendek, yaitu jangka waktu dimana sebagian faktor produksi dapat berubah dan sebagian lainnya tidak dapat berubah. Dalam bab ini hanya dibahas biaya produksi jangka pendek.
Biaya produksi dapat dibedakan ke dalam dua macam, yaitu
(1) Biaya tetap (fixed cost)
(2) Biaya variabel (variable cost).
Dalam analisis biaya produksi perlu memperhatikan
(1) Biaya produksi rata-rata : yang meliputi biaya produksi total rata-rata ,biaya produksi tetap rata-rata, 
dan biaya variabel rata-rata ; dan
(2) Biaya produksi marjinal, yaitu tambahan biaya produksi yang harus dikeluarkan untuk menambah satu 
unit produksi.

Jadi, dari segi sifat biaya dalam hubungannya dengan tingkat output, biaya produksi dapat dibagi ke dalam:
(1) Biaya Total ( Total Cost = TC) . Biaya total adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produksi.
TC = TFC + TVC
Dimana TFC = total fixed cost; dan TVC = total variable cost.
(2) Biaya Tetap Total (total fixed cost = TFC). Biaya tetap total adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi yang tidak dapat berubah jumlahnya. Sebagai contoh : biaya pembelian mesin, membangun bangunan pabrik, membangun prasarana jalan menuju pabrik, dan sebagainya.
(1) Biaya Variabel Total (total variable cost = TVC). Biaya variabel total adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi variabel. Contoh biaya variabel : upah tenaga kerja, biaya pembelian bahan baku, pembelian bahan bakar mesin, dan sebagainya.
(2) Biaya Tetap Rata-Rata (Average Fixed Cost = AFC). Biaya tetap rata- rata adalah biaya
tetap total dibagi dengan jumlah produksi.TFC
AFC = ------- ( di mana Q = tingkat output)Q
(3) Biaya Variabel Rata-Rata ( Average Variable Cost = AVC). Biaya variabel rata-rata  dalah biaya variabel total dibagi dengan jumlah produksi.TVC
AVC = --------Q
(4) Biaya Total Rata-Rata ( Average Total Cost = AC). Biaya total rata-rata adalah biaya total dibagi dengan jumlah produksi.T C
AC = --------- atau AC = AFC + AVC.
 (5) Biaya Marginal ( Marginal Cost =MC). Biaya marginal adalah tambahan biayaproduksi yang digunakan untuk menambah produksi satu unit.
DTC
MC = ---------DQ

  • Kurve Biaya Produksi
Kurve biaya produksi adalah kurve yang menunjukkan hubungan antara jumlah biaya
produksi yang dipergunakan dan jumlah produk yang dihasilkan. Pada umumnya biaya
produksi ditunjukkan oleh sumbu vertikal dan jumlah produk oleh sumbu horizontal. Kurve
ini bisa diperoleh dengan diketahuinya : (1) kurve produk totap (KPT), dan (2) harga-harga
per unit input yang digunakan.
Kurve Total Variabel Cost (TVC) dan Kurve Total Cost (TC)
Kurve Biaya Tetap Rata-Rata ( Average Fixed Cost= AFC )
Kurve Biaya Variabel Rata-Rata (Average Variable Cost= AVC)
Kurve Biaya Total Rata-Rata (Average Total Cost = ATC) dan Kurve Biaya Marginal (
Marginal Cost)
Biaya Total Variabel (Rp.) Biaya Total (TC)
TVC TFC + TVC = TC
  • Penerimaan (Revenue)
Penerimaan adalah penerimaan produsen dari hasil penjualan outputnya. Terdapat tiga konsep penting tentang revenue yang perlu diperhatikan untuk analisis perilaku produsen. (1) Total Revenue (TR), yaitu total penerimaan produsen dari hasil penjualan outputnya. Jadi, TR = Pq Q, dimana Pq = harga output per unit; Q = jumlah output. (2) Average Revenue (AR), yaitu penerimaan produsen per unit output yang dijual.
(3) Marginal Revenue (MR), kenaikan TR yang disebabkan oleh tambahan penjualan satu unit output.


sumber :


wikipedia