Minggu, 26 Oktober 2014
Alat Telematika yang sering digunakan?
Pada pembahasan lalu, telah dibahas mengenai 'Telematika' bahwa telematika merupakan sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang beragam.
Kemudian, apa pernah kita menggunakan salah satu perangkat dari telematika? Tentu pernah malah bisa dibilang bahwa sekarang kita hidup dalam dunia teknologi yang berkembang pesat sehingga segala aktivitas kita menggunakan alat telematika, terutama dalam hal komunikasi.
Telematika mencakup banyak bidang, diantaranya komunikasi, e-commerce, e-government,e-learning, bahkan media hiburan seperti televisi, radio, komputer, dan lain sebagainya. Segala jenis kegiatan yang bersifat elektronik atau masuk dalam sebuah jaringan adalah salah satu bentuk dari telematika. Seperti apa contoh alat telematika dalam komunikasi? Handphone misalnya. Handphone merupakan sebuah perangkat komunikasi yang memanfaatkan jaringan dan teknologi.
Di zaman sekarang hampir semua orang memiliki handphone sebagai sarana komunikasi dengan berbagai macam fasilitas yang ditawarkan. Salah satu fasilitas atau aplikasi yang sering saya gunakan dalam berkomunikasi adalah 'WhatsApp'.
WhatsApp merupakan salah satu aplikasi berbasis mobile yang digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh yang memanfaatkan jaringan internet. WhatsApp bersifat real time, sehingga kita bisa melihat apakah seorang yang ingin kita hubungi dalam keadaan online atau terkoneksi dan aktif atau tidak. WhatsApp juga merupakan jenis komunikasi 2 arah. Selain dapat berkomunikasi secara individual, pada WhatsApp juga bisa berkomunikasi dengan beberapa pengguna dengan membuat 'group'. Ini sangat berguna bagi saya dalam menjalani pekerjaan maupun perkuliahan. Karena dalam pekerjaan, kita bisa bekerja sama dan berdiskusi tanpa harus bertatap muka (karena masing-masing memiliki kegiatan), dan bisa segera mendapat informasi mengenai perintah pekerjaan yang harus dilakukan. Selain itu dalam perkuliahan, WhatsApp digunakan sebagai sarana komunikasi bersama teman kelas dalam membahas sebuah tugas kuliah, memberi tahukan kepada anggota grup mengenai informasi jadwal kuliah, dan lain sebagainya.
Selain itu, WhatsApp menyediakan fasilitas agar kita bisa saling berbagi gambar, audio, voicenote, video, maupun lokasi. Namun aplikasi ini membutuhkan koneksi jaringan internet. Jika internet tidak diaktifkan pada handphone, maka aplikasi WhatsApp tidak dapat digunakan untuk berkomunikasi. WhatsApp juga tidak memerlukan biaya (pulsa) dalam pengiriman pesan sehingga dapat menghemat biaya penggunaannya.
Selain WhatsApp masih banyak lagi alat telematika dalam hal komunikasi, e-mail, facebook, kaskus, dan sarana-sarana komunikasi lainnya merupakan alat telematika karena menggunakan jaringan dan teknologi sebagai sarana pengiriman datanya.
Rabu, 08 Oktober 2014
Telematika
Pernah dengar kata "Telematika?"
Menurut bahasa, Telematika berasal dari bahasa Perancis, yaitu "Telematique" yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi yang dipopulerkan oleh Simon
Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul " L'informatisation de la Societe ".
Sedangkan dalam bahasa Indonesia, Telematika sendiri merupakan singkatan dari Teknologi Komunikasi, Media dan Informatika yang juga dapat diartikan sebagai perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi komunikasi, termasuk siaran radio atau televisi dan multimedia.
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka ada beberapa pemahaman tentang telematika sebagai
berikut .
1. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
2. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
3. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).
Secara umum, stilah Telematika juga sering digunakan untuk teknologi sistem navigasi / penempatan global (Global Positioning System / GPS). Sedangkan spesifiknya istilah telematika digunakan untuk bidang kendaraan dan lalu lintas.
Ragam Bentuk Telematika diantaranya :
1. E-goverment
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik.
2. E-commerce
Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik.
3. E-learning
Pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.
Jadi dapat disimpulkan bahwa telematika itu adalah sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet atau fasilitas - fasilitas lain yang menggunakan media elektronik maupun internet sebagai sarana komunikasi dalam berbagai bidang.
Referensi artikel :
http://karmila.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/15747/Tayangan+Peng-Telematika.pdf
Menurut bahasa, Telematika berasal dari bahasa Perancis, yaitu "Telematique" yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi yang dipopulerkan oleh Simon
Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul " L'informatisation de la Societe ".
Sedangkan dalam bahasa Indonesia, Telematika sendiri merupakan singkatan dari Teknologi Komunikasi, Media dan Informatika yang juga dapat diartikan sebagai perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi komunikasi, termasuk siaran radio atau televisi dan multimedia.
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka ada beberapa pemahaman tentang telematika sebagai
berikut .
1. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
2. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
3. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).
Secara umum, stilah Telematika juga sering digunakan untuk teknologi sistem navigasi / penempatan global (Global Positioning System / GPS). Sedangkan spesifiknya istilah telematika digunakan untuk bidang kendaraan dan lalu lintas.
Ragam Bentuk Telematika diantaranya :
1. E-goverment
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik.
2. E-commerce
Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik.
3. E-learning
Pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.
Jadi dapat disimpulkan bahwa telematika itu adalah sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet atau fasilitas - fasilitas lain yang menggunakan media elektronik maupun internet sebagai sarana komunikasi dalam berbagai bidang.
Referensi artikel :
http://karmila.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/15747/Tayangan+Peng-Telematika.pdf
Selasa, 18 Maret 2014
Kutipan dan Catatan Kaki
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)
Kali ini saya akan sedikit membahas mengenai kutipan dan catatan kaki. Kedua hal tersebut (kutipan dan catatan kaki) biasanya ada dalam sebuah buku, majalah maupun artikel. Namun sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu kutipan dan apa itu catatan kaki?
KUTIPAN.
Kutipan berasal dari kata dasar 'kutip' yang menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah menarik atau memungut. Sedangkan kutipan itu sendiri adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain dengan tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dl tulisan yang kita buat. Dan orang yang membuat atau mengambil sebuah kutipan disebut pengutip sedangkan cara atau proses yang dilakukan oleh seorang pengutip disebut pengutipan. Kutipan biasanya diambil dari sebuah kalimat atau kata yang diucapkan atau teori seseorang pada sebuah media, baik itu media cetak seperti buku, majalah, koran, bisa juga media elektronik seperti televisi, radio, bahkan artikel yang di posting di jejaring internet.
Ada 2 macam kutipan, yaitu:
1. Kutipan Langsung
Kutipan langsung merupakan mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah
2. Kutipan tidak langsung.
Contoh:
Pada buku La Tahzan For Teens karya Qomaruzzaman Awwab yang diterbitkan pertama kali pada Agustus 2007. Bagian pertama halaman 14 tentang Bahaya Kesedihan, beliau mengutip pendapat Robert Lane, hal-hal apa saja yang dapat mengkategorikan seseorang berada dalam suatu keadaan depresi. Lihat Gambar.
Contoh kedua masih dalam buku yang sama, pada halaman 100 bagian 20 tentang Hadiah dari Penderitaan, saat awal bagian beliau mengutip perkataan Al-Mutanabbi sebagai permulaan dari bab atau bagian tersebut dengan tujuan menguatkan tentang apa yang ditulisnya dengan perkataan dan doa Al-Mutanabbi tersebut.
atau pada contoh lainnya yakni buku berjudul Jangan jadi Muslimah Nyebelin! karya Asma Nadia yang diterbitkan pertama kali pada September 2005. Yaitu terdapat pada halaman 105, beliau mengutip kata-kata berikut
CATATAN KAKI
Catatan kaki adalah penyebutan sumber yang dijadikan kutipan. Fungsi catatan kaki adalah memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip dan aspek ligalitas untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip, serta yang terpenting adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran penulis.
Catatan kaki bisa juga merupakan sebuah keterangan dari sebuah kata. Atau arti kata dan makna kata tersebut, biasanya kata yang ditulis merupakan kata asing. Catatan kaki seperti itu biasanya terdapat pada tulisan seperti novel ataupun artikel.
Dalam menuliskan footnote atau catatan kaki, adakalanya digunakan singkatan-singkatan tertentu, yaitu :
- ibid, kependekan dari ibidem yang berarti ‘di tempat yang sama dan belum diselingi dengan kutipan lain’.
- op.cit., singkatan dari opere citato, artinya ’dalam karangan yang telah disebut dan diselingi dengan sumber lain’.
- loc.cit, kependekan dari loco citato, artinya ‘di tempat yang telah disebut’. loc. Cit digunakan jika kita menunjuk ke halaman yang sama dari suatu sumber yang telah disebut.
Cara Penulisan Catatan Kaki
Cara penulisan catatan kaki memiliki beberapa aturan yang harus diperhatikan. Hal ini diterapkan agar penggunaan catatan kaki tersebut memang benar-benar berguna dan mudah dimerngeti. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam tata cara penulisan catatan kaki:
Contoh pertama akan saya ambil dari sebuah novel karya Luna Torashyngu yang berjudul Mawar Merah Matahari. Novel ini merupakan novel ketiga dari trilogi Mawar Merah yang telah dibuatnya.
pada paragraf terakhir di halaman 94 tersebut, terdapat kata 'tatami' yang diikuti oleh angka 11 kecil disampingnya. Angka 11 tersebut merupakan nomor catatan kaki pada buku atau novel tersebut. pada bagian bawah halaman, terdapat penjelasan mengenai tatami itu.
contoh kedua masih terdapat pada novel yang sama, yakni
pada kata 'helipad' diberi nomor catatan kaki 19, kemudian dibagian bawah halaman terdapat pengertian tentang helipad.
untuk contoh ketiga, saya ambil dari sebuah makalah online (http://syarifhidate.blogspot.com/2012/09/contoh-makalah-yang-memiliki-catatan.html)
terlihat dari gambar diatas, pada kata 'kaidah hukum internasional' diberi tanda bintang dua (**) menandakan bahwa terdapat catatan kaki mengenai kaidah hukum internasional tersebut. Orang yang menyusun makalah tersebut ternyata mengambil referensi dari buku Pengantar Hukum Internasional yang disusun oleh Phartiana I Wayan. Hal tersebut dapat dilihat pada catatan kaki yang dibuatnya. Tanda bintang dua tersebut berisi informasi mengenai buku referensinya.
sumber:
http://lil-celebi.blogspot.com/2013/01/definisifungsimacam-macam-dan-cara.html
http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/catatan-kaki-karya-ilmiah.html
http://rethno23.blogspot.com/2013/05/cara-penulisan-footnote-catatan-kaki.html
http://karodalnet.blogspot.com/2012/09/contoh-catatan-kaki.html
Kali ini saya akan sedikit membahas mengenai kutipan dan catatan kaki. Kedua hal tersebut (kutipan dan catatan kaki) biasanya ada dalam sebuah buku, majalah maupun artikel. Namun sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu kutipan dan apa itu catatan kaki?
KUTIPAN.
Kutipan berasal dari kata dasar 'kutip' yang menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah menarik atau memungut. Sedangkan kutipan itu sendiri adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain dengan tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dl tulisan yang kita buat. Dan orang yang membuat atau mengambil sebuah kutipan disebut pengutip sedangkan cara atau proses yang dilakukan oleh seorang pengutip disebut pengutipan. Kutipan biasanya diambil dari sebuah kalimat atau kata yang diucapkan atau teori seseorang pada sebuah media, baik itu media cetak seperti buku, majalah, koran, bisa juga media elektronik seperti televisi, radio, bahkan artikel yang di posting di jejaring internet.
Ada 2 macam kutipan, yaitu:
1. Kutipan Langsung
Kutipan langsung merupakan mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah
2. Kutipan tidak langsung.
Kutipan tidak langsung merupakan
kutipan yang mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber
aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
Contoh:
Pada buku La Tahzan For Teens karya Qomaruzzaman Awwab yang diterbitkan pertama kali pada Agustus 2007. Bagian pertama halaman 14 tentang Bahaya Kesedihan, beliau mengutip pendapat Robert Lane, hal-hal apa saja yang dapat mengkategorikan seseorang berada dalam suatu keadaan depresi. Lihat Gambar.
![]() |
| contoh kutipan 1 |
Contoh kedua masih dalam buku yang sama, pada halaman 100 bagian 20 tentang Hadiah dari Penderitaan, saat awal bagian beliau mengutip perkataan Al-Mutanabbi sebagai permulaan dari bab atau bagian tersebut dengan tujuan menguatkan tentang apa yang ditulisnya dengan perkataan dan doa Al-Mutanabbi tersebut.
![]() |
| contoh kutipan 2 |
atau pada contoh lainnya yakni buku berjudul Jangan jadi Muslimah Nyebelin! karya Asma Nadia yang diterbitkan pertama kali pada September 2005. Yaitu terdapat pada halaman 105, beliau mengutip kata-kata berikut
![]() |
| contoh kutipan 3 |
CATATAN KAKI
Catatan kaki adalah penyebutan sumber yang dijadikan kutipan. Fungsi catatan kaki adalah memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip dan aspek ligalitas untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip, serta yang terpenting adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran penulis.
Catatan kaki bisa juga merupakan sebuah keterangan dari sebuah kata. Atau arti kata dan makna kata tersebut, biasanya kata yang ditulis merupakan kata asing. Catatan kaki seperti itu biasanya terdapat pada tulisan seperti novel ataupun artikel.
Dalam menuliskan footnote atau catatan kaki, adakalanya digunakan singkatan-singkatan tertentu, yaitu :
- ibid, kependekan dari ibidem yang berarti ‘di tempat yang sama dan belum diselingi dengan kutipan lain’.
- op.cit., singkatan dari opere citato, artinya ’dalam karangan yang telah disebut dan diselingi dengan sumber lain’.
- loc.cit, kependekan dari loco citato, artinya ‘di tempat yang telah disebut’. loc. Cit digunakan jika kita menunjuk ke halaman yang sama dari suatu sumber yang telah disebut.
Cara Penulisan Catatan Kaki
Cara penulisan catatan kaki memiliki beberapa aturan yang harus diperhatikan. Hal ini diterapkan agar penggunaan catatan kaki tersebut memang benar-benar berguna dan mudah dimerngeti. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam tata cara penulisan catatan kaki:
- Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
- Catatan kaki diketik berspasi satu.
- Diberi nomor.
- Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
- Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
- Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
- Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
- Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
- Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
- Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
- Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
- Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.
Contoh pertama akan saya ambil dari sebuah novel karya Luna Torashyngu yang berjudul Mawar Merah Matahari. Novel ini merupakan novel ketiga dari trilogi Mawar Merah yang telah dibuatnya.
![]() |
| contoh catatan kaki 1 |
pada paragraf terakhir di halaman 94 tersebut, terdapat kata 'tatami' yang diikuti oleh angka 11 kecil disampingnya. Angka 11 tersebut merupakan nomor catatan kaki pada buku atau novel tersebut. pada bagian bawah halaman, terdapat penjelasan mengenai tatami itu.
contoh kedua masih terdapat pada novel yang sama, yakni
![]() |
| contoh catatan kaki 2 |
untuk contoh ketiga, saya ambil dari sebuah makalah online (http://syarifhidate.blogspot.com/2012/09/contoh-makalah-yang-memiliki-catatan.html)
| contoh catatan kaki 3 |
terlihat dari gambar diatas, pada kata 'kaidah hukum internasional' diberi tanda bintang dua (**) menandakan bahwa terdapat catatan kaki mengenai kaidah hukum internasional tersebut. Orang yang menyusun makalah tersebut ternyata mengambil referensi dari buku Pengantar Hukum Internasional yang disusun oleh Phartiana I Wayan. Hal tersebut dapat dilihat pada catatan kaki yang dibuatnya. Tanda bintang dua tersebut berisi informasi mengenai buku referensinya.
sumber:
http://lil-celebi.blogspot.com/2013/01/definisifungsimacam-macam-dan-cara.html
http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/catatan-kaki-karya-ilmiah.html
http://rethno23.blogspot.com/2013/05/cara-penulisan-footnote-catatan-kaki.html
http://karodalnet.blogspot.com/2012/09/contoh-catatan-kaki.html
Catatan kaki adalah
penyebutan sumber yang dijadikan kutipan. Fungsi catatan kaki adalah
memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip dan aspek ligalitas
untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip, serta yang terpenting
adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran
penulis..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/catatan-kaki-karya-ilmiah.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Catatan kaki adalah
penyebutan sumber yang dijadikan kutipan. Fungsi catatan kaki adalah
memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip dan aspek ligalitas
untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip, serta yang terpenting
adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran
penulis..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/catatan-kaki-karya-ilmiah.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Catatan kaki adalah
penyebutan sumber yang dijadikan kutipan. Fungsi catatan kaki adalah
memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip dan aspek ligalitas
untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip, serta yang terpenting
adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran
penulis..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/catatan-kaki-karya-ilmiah.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Catatan kaki adalah
penyebutan sumber yang dijadikan kutipan. Fungsi catatan kaki adalah
memberikan penghargaan terhadap sumber yang dikutip dan aspek ligalitas
untuk izin penggunaan karya tulis yang dikutip, serta yang terpenting
adalah etika akademik dalam masyarakat ilmiah sebagai wujud kejujuran
penulis..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/catatan-kaki-karya-ilmiah.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Jumat, 08 November 2013
Kalimat efektif dalam menulis
Saya mengambil contoh artikel dari sebuah majalah online, yaitu : hai-online.com
berikut adalah artikel yang saya ambil.
artikel tersebut adalah artikel mengenai Artis Music Country Taylor Swift yang meraih pernghargaan diajang CMA Awards.
kalau diperhatikan, ada beberapa kata atau kalimat yang kurang efektif.
1. pada paragraf kedua:
'Sejak melepas album keempatnya, Red pada tahun lalu....'
terdengar kurang efektif. Mungkin kata yang seharusnya digunakan adalah
'Sejak merilis album keempatnya, Red pada tahun lalu....'
2. pada paragraf ketiga:
'Mendapatkan enam nominasi, pelantun We Are Never Ever Getting Back Together membawa pulang empat piala...'
pada kalimat 'membawa pulang empat piala' terdengar agak boros dalam pemakaian kata. Mungkin sebaiknya diganti menjadi 'meraih empat piala'
3. paragraf keempat:
'Namun ketika gelar Pinnacle Award diberikan oleh legenda-legenda musik country, George Strait, Tim McGraw, Faith Hill, Keith Urban dan Brad Paisley, Swift langsung pecah dalam keharuan...'
kata 'pecah dalam keharuan' yang terletak pada akhir kalimat, terdengar agak hyper atau berlebihan. Menurut saya, cukup 'Swift langsung terharu' pun sudah mewakili maksud dan makna yang penulis ingin sampaikan.
Demikian opini dan koreksi saya mengenai kata atau kalimat efektif dalam penulisan. Kalimat efektif sangatkah penting, karena kalimat efektif bertujuan untuk menghemat perbendaharaan kata dalam menyampain suatu informasi tertulis namun informasinya tidaklah berkurang.
Terima kasih, semoga bermanfaat :)
berikut adalah artikel yang saya ambil.
artikel tersebut adalah artikel mengenai Artis Music Country Taylor Swift yang meraih pernghargaan diajang CMA Awards.
kalau diperhatikan, ada beberapa kata atau kalimat yang kurang efektif.
1. pada paragraf kedua:
'Sejak melepas album keempatnya, Red pada tahun lalu....'
terdengar kurang efektif. Mungkin kata yang seharusnya digunakan adalah
'Sejak merilis album keempatnya, Red pada tahun lalu....'
2. pada paragraf ketiga:
'Mendapatkan enam nominasi, pelantun We Are Never Ever Getting Back Together membawa pulang empat piala...'
pada kalimat 'membawa pulang empat piala' terdengar agak boros dalam pemakaian kata. Mungkin sebaiknya diganti menjadi 'meraih empat piala'
3. paragraf keempat:
'Namun ketika gelar Pinnacle Award diberikan oleh legenda-legenda musik country, George Strait, Tim McGraw, Faith Hill, Keith Urban dan Brad Paisley, Swift langsung pecah dalam keharuan...'
kata 'pecah dalam keharuan' yang terletak pada akhir kalimat, terdengar agak hyper atau berlebihan. Menurut saya, cukup 'Swift langsung terharu' pun sudah mewakili maksud dan makna yang penulis ingin sampaikan.
Demikian opini dan koreksi saya mengenai kata atau kalimat efektif dalam penulisan. Kalimat efektif sangatkah penting, karena kalimat efektif bertujuan untuk menghemat perbendaharaan kata dalam menyampain suatu informasi tertulis namun informasinya tidaklah berkurang.
Terima kasih, semoga bermanfaat :)
Selasa, 22 Oktober 2013
Membuat Garis dengan Opengl
Membuat garis?
Buat garis ada codingannya?
Ada laaahh....
Grafik atau tampilan pada komputer tidak semena-mena dibuat dan langsung jadi. Semuanya ada prosesnya hingga grafik tersebut dapat terlihat bagus dan menarik.
Nah, kali ini coba kita buat garis sederhana. Vertikal, Horizontal dan Diagonal menggunakan opengl pada compiler C++ yaitu devC++.
jadi, opengl itu adalah suatu file untuk membuat grafik pada komputer. Dan akan kita coba menggunakannya di devc++ .
Berikut contoh codingan sederhananya
Buat garis ada codingannya?
Ada laaahh....
Grafik atau tampilan pada komputer tidak semena-mena dibuat dan langsung jadi. Semuanya ada prosesnya hingga grafik tersebut dapat terlihat bagus dan menarik.
Nah, kali ini coba kita buat garis sederhana. Vertikal, Horizontal dan Diagonal menggunakan opengl pada compiler C++ yaitu devC++.
jadi, opengl itu adalah suatu file untuk membuat grafik pada komputer. Dan akan kita coba menggunakannya di devc++ .
Berikut contoh codingan sederhananya
kodingan untuk membuat garis vertikal
Output garis vertikal dengan opengl
materi selengkapnya, download disini
Senin, 21 Oktober 2013
Pemilihan kata sesuai EYD
Pernah dengar kasus tentang Vicky Prasetyo?
kalau yang sering nonton televisi sih pasti tau yaa... yaa apalagi kalo bukan karena bahasanya yang aneh itu..
awalnya juga saya gak tahu menau tentang kasus itu. Tapi, suatu pagi saat saya sarapan sebelum berangkat kuliah, saya setel televisi, kemudian acara yang muncul adalah acara gosip pagi. Entah kenapa, di Indonesia, baik pagi, siang, sore hampir di seluruh stasiun televisi, pasti ada acara gosip.. Satu berita diangkat terus menerus, jadi gimana tidak kalau berita tentang kasus Vicky ini menjadi bahan pembicaraan khalayak umum..
Berikut cuplikan kalimat Vicky dalam wawancara televisi yang saya dapat dari http://www.tribunnews.com
"Di usiaku ini, twenty nine my age, aku masih merindukan apresiasi, karena basically aku senang musik, walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya."
"Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan."
"Dengan adanya hubungan ini, bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident. Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga."
Saya juga sebenarnya kurang paham apa yang sebenarnya ingin dikatakan oleh Vicky.. Yaa, sebodoh-bodohnya saya dalam berbahasa asing apalagi bahasa Inggris pun, saya masih tau kalau kalimat yang dia pilih itu adalah kesalahan besar..
Saya akan mencoba mengoreksi dan mengira-ngira apa maksud yang ingin disampaikan Vicky.
"Diusia saya yang ke-29 ini, saya masih haus akan apresiasi (maksudnya adalah ingin terus berkarya) karena pada padasarnya saya menggemari musik."
"Kita tidak boleh egois akan suatu keinginan dan kepentingan semata"
"Dengan adanya hubungan ini, saya harap tidak menjadi masalah baru. Saya ingin membuat kenyamanan dalam keluarga ini"
Jujur, agak sulit untuk menerka makna yang sebenarnya ingin disampaikan Vicky. Tapi, mungkin begitulah sekiranya.
Silakan jika anda memiliki pendapat lain tentang bahasa Vicky, bisa menuliskan komentar dibawah :)
kalau yang sering nonton televisi sih pasti tau yaa... yaa apalagi kalo bukan karena bahasanya yang aneh itu..
awalnya juga saya gak tahu menau tentang kasus itu. Tapi, suatu pagi saat saya sarapan sebelum berangkat kuliah, saya setel televisi, kemudian acara yang muncul adalah acara gosip pagi. Entah kenapa, di Indonesia, baik pagi, siang, sore hampir di seluruh stasiun televisi, pasti ada acara gosip.. Satu berita diangkat terus menerus, jadi gimana tidak kalau berita tentang kasus Vicky ini menjadi bahan pembicaraan khalayak umum..
Berikut cuplikan kalimat Vicky dalam wawancara televisi yang saya dapat dari http://www.tribunnews.com
"Di usiaku ini, twenty nine my age, aku masih merindukan apresiasi, karena basically aku senang musik, walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya."
"Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan."
"Dengan adanya hubungan ini, bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident. Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga."
Saya juga sebenarnya kurang paham apa yang sebenarnya ingin dikatakan oleh Vicky.. Yaa, sebodoh-bodohnya saya dalam berbahasa asing apalagi bahasa Inggris pun, saya masih tau kalau kalimat yang dia pilih itu adalah kesalahan besar..
Saya akan mencoba mengoreksi dan mengira-ngira apa maksud yang ingin disampaikan Vicky.
"Diusia saya yang ke-29 ini, saya masih haus akan apresiasi (maksudnya adalah ingin terus berkarya) karena pada padasarnya saya menggemari musik."
"Kita tidak boleh egois akan suatu keinginan dan kepentingan semata"
"Dengan adanya hubungan ini, saya harap tidak menjadi masalah baru. Saya ingin membuat kenyamanan dalam keluarga ini"
Jujur, agak sulit untuk menerka makna yang sebenarnya ingin disampaikan Vicky. Tapi, mungkin begitulah sekiranya.
Silakan jika anda memiliki pendapat lain tentang bahasa Vicky, bisa menuliskan komentar dibawah :)
Selasa, 15 Oktober 2013
Pengunaan EYD yang baik dan benar
EYD? Apa itu EYD? Mari bahas sejenak..
EYD adalah Ejaan Yang Disempurnakan. Dalam berkomunikasi, sebaiknya kita menggunakan bahasa dan ejaan yang baik, benar lagi sopan. Agar enak didengar dan dimengerti pendengar. Namun, EYD yang akan kita bahas adalah EYD dalam menulis. Kesulitan dalam menulis biasanya adalah bagaimana menggunakan bahasa yang ringan, mudah dimengerti namun juga sopan. Agar pembaca tidak sulit memahami maksud dari tulisan kita. Dalam bahasa Indonesia, ada yang namanya Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang dimaksudkan untuk menanamkan kebiasaan berbahasa yang baik, benar dan sopan. Terkadang, ada bahasa serapan dari bahasa asing ke bahasa Indonesia. Kata atau bahasa serapan ini biasanya disesuaikan dengan kebiasaan membaca dan mengucapkan kata oleh orang Indonesia dari bahasa asing karena sulit diucapkan. Saya, menemukan sebuah artikel yang sebenarnya sudah cukup lama. Diposting di http://www.dudung.net pada tahun 2007. Disana, saya menemukan beberapa kata yang mungkin maksud sebenarnya adalah agar penulis dan pembaca terdapat komunikasi yang baik, dan pembaca mudah mengerti dengan bahasa sehari-hari yang beliau tulis. Berikut cuplikan artikelnya
pada baris pertama artikel, kita bisa melihat penulis menggunakan kata pren, bagi yang tidak mengerti pasti akan kebingungan, bahasa apa itu? apa artinya? Mungkin maksud si penulis adalah serapan dari bahasa inggris dengan arti teman atau kawan, yaitu friend. Lebih baik dan lebih mudah jika mungkin seharusnya penulis menggunakan kata Kawan agar pembaca lebih mudah mengerti.
Kemudian, ada juga penggunaan singkatan kata, yaitu ttg yang merupakan singkatan dari tentang. Terkadang memang kita menggunakan singkatan tersebut di sms atau catatan pelajaran. Namun, dalam pembuatan artikel seharusnya tidak menggunakan kata singkatan. Sekali lagi, agar bahasanya mudah dibaca, dipahami dan enak dilihat.
Penggunaan kata bareng-bareng pun sepertinya kurang enak didengar saat kita membacanya. Sebaiknya gunakan kata bersama-sama.
EYD adalah Ejaan Yang Disempurnakan. Dalam berkomunikasi, sebaiknya kita menggunakan bahasa dan ejaan yang baik, benar lagi sopan. Agar enak didengar dan dimengerti pendengar. Namun, EYD yang akan kita bahas adalah EYD dalam menulis. Kesulitan dalam menulis biasanya adalah bagaimana menggunakan bahasa yang ringan, mudah dimengerti namun juga sopan. Agar pembaca tidak sulit memahami maksud dari tulisan kita. Dalam bahasa Indonesia, ada yang namanya Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang dimaksudkan untuk menanamkan kebiasaan berbahasa yang baik, benar dan sopan. Terkadang, ada bahasa serapan dari bahasa asing ke bahasa Indonesia. Kata atau bahasa serapan ini biasanya disesuaikan dengan kebiasaan membaca dan mengucapkan kata oleh orang Indonesia dari bahasa asing karena sulit diucapkan. Saya, menemukan sebuah artikel yang sebenarnya sudah cukup lama. Diposting di http://www.dudung.net pada tahun 2007. Disana, saya menemukan beberapa kata yang mungkin maksud sebenarnya adalah agar penulis dan pembaca terdapat komunikasi yang baik, dan pembaca mudah mengerti dengan bahasa sehari-hari yang beliau tulis. Berikut cuplikan artikelnya
pada baris pertama artikel, kita bisa melihat penulis menggunakan kata pren, bagi yang tidak mengerti pasti akan kebingungan, bahasa apa itu? apa artinya? Mungkin maksud si penulis adalah serapan dari bahasa inggris dengan arti teman atau kawan, yaitu friend. Lebih baik dan lebih mudah jika mungkin seharusnya penulis menggunakan kata Kawan agar pembaca lebih mudah mengerti.
Kemudian, ada juga penggunaan singkatan kata, yaitu ttg yang merupakan singkatan dari tentang. Terkadang memang kita menggunakan singkatan tersebut di sms atau catatan pelajaran. Namun, dalam pembuatan artikel seharusnya tidak menggunakan kata singkatan. Sekali lagi, agar bahasanya mudah dibaca, dipahami dan enak dilihat.
Penggunaan kata bareng-bareng pun sepertinya kurang enak didengar saat kita membacanya. Sebaiknya gunakan kata bersama-sama.
- Banjir gede seharusnya dapat ditulis dengan Banjir besar
- mangkanye, bahasa ini biasanya digunakan dalam berkomunikasi langsung sehari-hari terutama oleh orang betawi. Namun, EYD yang benar adalah makanya. Atau jika ingin lebih sopan, gunakanlah Karena itu
- Tapi tau ga, Pren? Sekarang Benua Atlantis itu dah ketemu - See more at: http://www.dudung.net/artikel-bebas/benua-atlantis-yg-hilang-itu-bernama-indonesia.html#sthash.K4M8SZgh.dpufSekarang benua Atlantis itu dah ketemu. Jika saya koreksi, seharusnya menjadi sekarang, benua tersebut sudah ditemukan.
Banyak bahasa tidak baku yang bisa kita temukan pada artikel tersebut. Agak capek juga saya untuk mengoreksinya. Terlihat sekali jika penulis artikel tersebut hanya bermaksud agar tulisannya mudah dipahami, sehingga menggunakan bahasa sehari-hari. Tapi, perlu diingat juga bahwa kita hidup di Indonesia, bertanah air Indonesia dan berbahasa Indonesia. Maka, gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan EYD dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Karena, bahasa sehari-hari tidak selalu dapat kita gunakan kapanpun dan dimanapun. Tunjukkanlah bahwa kita masyarakat Indonesia, mampu menulis, dan berbahasa yang baik.
Sekian saja artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat. Terima Kasih..
Langganan:
Postingan (Atom)




